Senin, 05 Juni 2017

Semangat Puasa

Terdengar suara lembut yang sangat akrab di telingaku.

“Ruqayyah, sahur nak…!” Panggil umi dari ruang makan.

“Iya, umi…” Aku berjalan gontai sambil masih terkantuk-kantuk menuju kamar mandi untuk cuci muka.

Salah Respon

“Yah, mungkin mungkin semua ini kesalahanku” desah Niya di suatu siang yang teramat panas, sambil mengunci layar teleponnya dan kemudian membukanya kembali sampai berkali-kali hanya untuk memastikan bahwa apa yang yang dilihatnya hanyalah sekedar salah baca. “ya tuhan, rasanya jantungku berhenti berdetak, napasku sesak” lirihnya dalam hati. Niya coba bertanya pada temannya “kawan-kawan ternyata sudah menikah pak rohman?”

“ah, iyakah?” sergah linha.

Cinta Bisu

Bagaimana caranya mencintai? Sedangkan ia terus berusaha lari tanpa menghirukan kejaran dariku. Bagaimana cara memanggilnya? Sedangkan ia terus berpaling tanpa menatap bagian belakang kehidupannya. Ya. Aku yakin dia sama sekali tak tahu menahu akan kehadiranku. Aku mungkin bisa memahami. Tapi hatiku, sangat lelah terus mengikutimu. Terus diam dan hening dalam berbagai tindakan. Apa langkah yang seharusnya kuambil. Bila dia hanya terfokus pada pergerakannya sendiri.

Arkhan Si Kesatria

Pada suatu masa terdapatlah sebuah kota kerajaan yang bernama Hunts yang diserang oleh sekelompok setan api. Kelompok tersebut dipimpin oleh masternya yang bernama Dray. Wujud Dray berupa setan dengan rambut yang berapi dan bertanduk. Dray dan pasukannya melihat kota kerajaan tersebut dan berencana untuk merebutnya. Mereka menyerang dan berhasil menguasainya Dray merasa senang dan tertawa. Semua tentara kerajaan yang dikerahkan tidak bisa melawannya.

Vampir Virtual

“Ayo! Ayo! Kalahkan mereka vampirku!”, kata Ran dari kamarnya.

Ini sudah lebih dari jam 12 malam, jam tidur untuk anak sepertinya seharusnya sudah lewat dari tadi. Tapi anak yang satu ini benar-benar sangat menyukai permainan di komputernya. Komputernya itu penuh dengan permainan terutama vampir, Ran sangat menyukai vampir bahkan menganggapnya sebagai sahabatnya.

“Oh vampirku yang tidak nyata kau selalu memenangkan game ini dengan mudah! Teman-temanku pasti iri karena aku telah melampaui permainan ini!”, kata Ran memuji jagoannya itu.

Hafalan Al-Qur’an

Sang surya menampakkan cahaya menyinari setiap sudut kota. Gadis dengan rambut diikat tanpa berponi memoles wajah dengan bedak tabur. Tersenyum di depan kaca sembari menghafal surah Al Qur’an yang telah dihafalnya.

Berjalan menyusuri jalan penuh batu-batu kerikil. Menyapa orang yang dilewatinya. Tak terasa Esti sampai di halaman sekolah yang terhampar rumput-rumput halus. Dinding bercat krem kuning terlihat cerah. Terhalau pandangan Esti pada sekelompok pemain voli. Cara main yang keren, gerakannya yang gesit, dan tertawanya yang selalu terumbar dari wajahnya

Hati Yang Lapang Akan Berbuah Manis

Anisa Putri adalah seorang anak yang berumur 4 tahun dan bertempat tinggal di Desa Tanjung Kecamatan Pagu Kabupaten Kediri. Anak ini sungguh malang, sejak kecil ia sudah didiagnosa oleh dokter menderita penyakit paru-paru. Anisa tinggal dengan keluarga yang kurang mampu. Ia tinggal bersama ibu, kakek dan neneknya. Sedangkan ayahnya telah pergi meninggalkan mereka tanpa memberikan nafkah.

Entri Yang Diunggulkan

Semangat Puasa

Terdengar suara lembut yang sangat akrab di telingaku. “Ruqayyah, sahur nak…!” Panggil umi dari ruang makan. “Iya, umi…” Aku berj...